
Otosia.com - Semakin kemari, modernisasi dari balapan dan adu kecepatan semakin kompleks dan sophisticated. Hal ini diperbanyak dengan adanya teknologi-teknologi baru yang disematkan pada motor maupun mobil pada dewasa ini.
Namun, eksistensi teknologi-teknologi katakanlah seperti traction control, engine brake, maupun anti-wheelie, terkadang membuat beberapa sisi penonton mengerenyitkan dahi karena sisi manusiawi dari sebuah balapan yang dikendalikan manusia semakin menghilang.
Hal ini agak berbeda dengan beberapa dekade ke belakang saat balap motor lebih mengandalkan manualitas dan penggunaan elektronik serta automatisasi masih minim. Contohnya seperti video yang diunggah oleh akun youtube spamsafe ini.
Adalah GP500 yang melombakan motor-motor berkubikasi setengah liter yang kemudian menegaskan bahwa skill dan kemampuan dasar dalam mengendalikan motor buas, jadi senjata awal yang harus benar-benar dikuasai oleh para rider.
Pembalap ini contohnya, di sebuah sudut dirinya sudah tak terkendali dan roda yang menjadi liar menjadi tanda bahwa traction control belum eksis. Serta keberadaan Anti-wheelie juga belum ada, terlihat dari motor yang sedikit terangkat ke udara.
Namun split-second sebelum menabrak pembatas sirkuit, rider bernama Kevin Magee ini ternyata masih sempat mengendalikan motornya dan kembali masuk ke dalam track. Dahsyat!
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !