Nur Khafifah - detikNews
Penutupan Latsitarda oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Stadion Depati Amir Pangkalpinang, Kamis 26 Mei 2016 (Foto: Nur Khafifah/detikcom)
Pangkalpinang - Ribuan taruna-taruni se-Indonesia mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) 2016 di Provinsi Bangka Belitung. Latihan yang digelar untuk ke-36 kalinya ini diikuti oleh sekitar 1.500 taruna dari Akpol, Akmil, dan IPDN.
Hari ini, Kamis (26/5/2016), Latsitarda yang digelar pertama kalinya di Bangka Belitung merupakan hari terakhir. Upacara penutupan digelar di Stadion Depati Amir dan dipimpin oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para kepala staf angkatan juga akan menghadiri seremoni tersebut.
Dalam sambutannya, Badrodin berpesan agar para taruna yang berasal dari Akmil, Akpol dan IPDN tersebut senantiasa menjaga sinergitas yang telah terjalin selama ini.
"Jaga selalu sinergitas yang telah terjalin selama menjadi taruna, sebagai bekal kalian dalam menghadapi tantangan ke depan. Hilangkan ego sektoral," kata Badrodin di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (26/5/2016).
Badrodin juga meminta, sebagai umat beragama, para taruna harus selalu menjaga keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebab menurutnya, keimanan lah yang menjadi modal dasar bagi seseorang agar terhindar dari perbuatan yang tidak terpuji.
"Jaga nama baik satuan masing-masing. Jadilah perwira yang berintegritas di kalangan masing-masing baik TNI, Polri maupun pemerintahan," ucap Badrodin.
Acara dilanjutkan dengan penampilan marching band pelajar, pencak silat militer dan polisi cilik hasil didikan para taruna. Badrodin yang didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para kepala staf angkatan tampak menyaksikan penampilan para remaja tersebut dengan penuh keceriaan. Mereka tampak tersenyum saat menyaksikan polisi-polisi cilik memperagakan aba-aba militer.
Penampilan selanjutnya adalah atraksi terjun payung dari Kopassus, Kopaska, dan Brimob. Ada 44 penerjun yang diterbangkan dari pesawat Hercules dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Para taruna dan taruni berada di Babel sejak akhir April 2016 lalu. Mereka hidup berbaur bersama masyarakat dan melakukan bakti sosial, mulai dari pengecetan tempat ibadah hingga pembangunan jalan. (khf/try)
Hari ini, Kamis (26/5/2016), Latsitarda yang digelar pertama kalinya di Bangka Belitung merupakan hari terakhir. Upacara penutupan digelar di Stadion Depati Amir dan dipimpin oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para kepala staf angkatan juga akan menghadiri seremoni tersebut.
Dalam sambutannya, Badrodin berpesan agar para taruna yang berasal dari Akmil, Akpol dan IPDN tersebut senantiasa menjaga sinergitas yang telah terjalin selama ini.
"Jaga selalu sinergitas yang telah terjalin selama menjadi taruna, sebagai bekal kalian dalam menghadapi tantangan ke depan. Hilangkan ego sektoral," kata Badrodin di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (26/5/2016).
Badrodin juga meminta, sebagai umat beragama, para taruna harus selalu menjaga keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebab menurutnya, keimanan lah yang menjadi modal dasar bagi seseorang agar terhindar dari perbuatan yang tidak terpuji.
"Jaga nama baik satuan masing-masing. Jadilah perwira yang berintegritas di kalangan masing-masing baik TNI, Polri maupun pemerintahan," ucap Badrodin.
Acara dilanjutkan dengan penampilan marching band pelajar, pencak silat militer dan polisi cilik hasil didikan para taruna. Badrodin yang didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para kepala staf angkatan tampak menyaksikan penampilan para remaja tersebut dengan penuh keceriaan. Mereka tampak tersenyum saat menyaksikan polisi-polisi cilik memperagakan aba-aba militer.
Penampilan selanjutnya adalah atraksi terjun payung dari Kopassus, Kopaska, dan Brimob. Ada 44 penerjun yang diterbangkan dari pesawat Hercules dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Para taruna dan taruni berada di Babel sejak akhir April 2016 lalu. Mereka hidup berbaur bersama masyarakat dan melakukan bakti sosial, mulai dari pengecetan tempat ibadah hingga pembangunan jalan. (khf/try)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !