EKONOMI-Ini Bisnis Kakap Hary Tanoe dengan Donald Trump

Senin, 23 Januari 2017

Ini Bisnis Kakap Hary Tanoe dengan Donald Trump

netralnews.com
Jan 20, 2017 5:35 PM
JAKARTA, NETRALNEWS -   Chairman & CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT), akan menghadiri acara pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump pada Jumat (20/1/2017) waktu Washington DC atau Sabtu (21/1/2017) WIB.
Untuk menghadiri acara spesial itu, Hary Tanoe menerima undangan khusus dari Donald Trump berikut fasilitas akomodasi. 
Hary Tanoe sudah berada di Washington DC, Amerika Serikat, sejak Senin (16/1). Sambil menunggu hari H, Hary Tanoe menginap di sebuah tempat yang telah disediakan tepat di depan Gedung Capitol, yakni tempat Hakim Agung John Roberts dari Mahkamah Agung AS akan mengambil sumpah Trump. 
Hary Tanoe memang spesial di mata Trump. Lalu seperti apa hubungan Hary Tanoe dengan Donald Trump? 
Keduanya memang dikenal sebagai pebisnis ulung. Financial Times menyebut baik Hary dan Trump adalah dua orang pebisnis yang memiliki karakter mirip. Keduanya adalah negosiator bisnis yang agresif, sama-sama memiliki istri yang konsen di dunia kecantikan, serta memiliki kecenderungan bermain politik untuk memuluskan bisnisnya.
Sebagai pengusaha real estat, Trump melalui perusahaannya yakni Trump Hotel Collection menjalin kerja sama dengan MNC Group melalui anak usahanya PT Media Nusantara Citra Land Tbk (KPIG) pada 2015 lalu.
Trump memiliki dua investasi besar di Indonesia, yakni proyek pembangunan Trump International Hotel & Tower Bali dan Trump International Hotel & Tower Lido di Bogor, Jawa Barat.
Untuk proyek di Bali, Trump Hotel bekerja sama dengan MNC Group yang ditandatangani Agustus 2015 untuk membangun resort di Bali, tepatnya di pinggir pantai dekat Tanah Lot. Resort mewah bintang enam itu menjadi resort pertama Trump Hotel Collection di Asia.
Sedangkan untuk proyek kedua, Trump Hotel kembali menggandeng MNC Group untuk mengelola sebuah resort bintang enam di wilayah Lido, Bogor, Jawa Barat.
Proyek tersebut akan spektakuler karena menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel, dan tempat tinggal.
Terpilihnya Trump sebagai Presiden AS tidak akan mengubah kerja sama bisnisnya dengan Hary Tanoe yang sudah dibangun di Indonesia. Proyek Trump di Indonesia malah akan dikebut.
"Betul sekali dan malah sedang disusun rencana percepatan pembangunan dan penyelesaian proyek," ungkap Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution.
Meskipun kesepakatan bisnis HT dan Trump tidak terlalu banyak menyita perhatian publik AS, kini bisnis mereka mulai menjadi perhatian masyarakat luas. Terutama soal bagaimana keluarga Trump akan mengelola potensi konflik kepentingan atas semua investasi yang sudah dilakukan kerajaan bisnis Trump di kawasan Asia, Amerika Latin, hingga Eropa.
Karena Trump sudah terpilih menjadi Presiden AS, maka untuk menghindari konflik kepentingan, dia menyerahkan pengelolaan bisnis kepada dua putranya. “Jika pekerjaan mereka buruk, saya akan menyatakan-kamu dipecat,” ucap Trump dalam konferensi pers pertamanya setelah terpilih menjadi Presiden AS beberapa waktu lalu.
Sementara, Hary Tanoe menjamin tidak akan ada potensi konflik kepentingan dengan kerjasama proyek yang dia lakukan dengan Trump. Sebab Trump Organization tidak menyuntikkan modal ke proyek tersebut. Selain itu, Trump sebelumnya sudah berjanji tidak akan ada kesepakatan bisnis baru, setelah dirinya menjabat Presiden AS.
Hary mengharapkan kerjasama perusahaannya dengan Trump akan membantu mendorong peningkatan kerjasama Indonesia–AS. 


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sendang Kalangan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger