POLRI-Festival Belok Kiri Dilarang, Ini Kronologinya

Jumat, 26 Februari 2016

 Festival Belok Kiri Dilarang, Ini Kronologinya
TEMPO.CO, Jakarta - Festival Belok Kiri yang rencananya bakal dimulai pada Sabtu 27 Februari 2016 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat batal digelar.

Sekretaris Jenderal komite Belok Kiri Fest Indraswari Agnes mengatakan acara batal digelar lantaran tak mendapat izin dari Pusat Kesenian Jakarta. Padahal kata Agnes, sebelumnya mereka telah mendapat izin.

"Jadi kami sudah dapat izin, lalu kami pasang baliho tapi satu hari setelah dipasang diminta paksa untuk diturunkan." kata Agnes saat dihubungi Tempo, Sabtu, 27 Februari 2016.

Versi Agnes, Pusat Kesenian Jakarta meminta panitia mendapatkan izin terlebih dulu dari polisi. Mereka kemudian diminta mengurus ke Kepolisian Sektor Menteng.

Agnes menuturkan saat pengurusan izin polisi itu mereka seperti dipersulit karena setelah datang ke Polsek Menteng mereka diminta ke Kepolisian Resor Jakarta Pusat. Alasannya acara Belok Kiri Fest mendatangkan orang dari luar Menteng.

Lewat akun Twitter @BelokKiri_Fest, panitia menjelaskan setelah datang ke Polres Jakarta Pusat, mereka justru diminta ke Polda Metro Jaya. Sayangnya pengurusan izin di Polda memakan waktu hingga beberapa hari ke depan.

Saat mengurus izin di Polda barulah terkuak kenapa acara tersebut dilarang. Polda Metro Jaya kepada panitia menunjukkan beberapa surat dari berbagai organisasi masyarakat yang menolak acara tersebut digelar.

Polisi dan pengelola tim kemudian meminta panitia membongkar display yang telah terpasang."Hingga kemudian keluarlah surat resmi dari PKJ yang tidak memberikan izin kepada #BelokKiriFest untuk menggelar acara di TIM," tulis akun tersebut.

Agnes menyayangkan sikap PKJ yang meributkan permasalahan izin. Menurutnya ini hanyalah kegiatan biasa yang berisikan diskusi, pemutaran film dan sebagainya terkait maraknya isu soal gerakan kiri. "Biasanya di TIM tidak perlu sampai izin, cukup lapor. Sama kaya mahasiswa-mahasiswa kalau mengadakan acara," ujar Agnes.

Acara Festival Belok Kiri  rencananya akan digelar mulai hari ini hingga 5 Maret 2016 mendatang. Dalam daftar acara yang dibuat, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid dijadwalkan memberikan sambutan pada acara pembukaan. Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli juga akan memberi sambutan.

Beberapa rangkaian acara diskusi yang akan dilaksanakan Festival Belok Kiri ini antara lain Sejarah Gerakan Kiri di Indonesia untuk Pemula, Menyoal Propaganda Orba, Gerakan Kiri dan Kiri Baru, dan Media Sosial adalah Senjata.

Panitia akan menggelar konferensi pers terkait pelarangan acara ini pada Sabtu 27 Februari 2016 pukul 15.00 WIB di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki. (AHMAD FAIZ)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sendang Kalangan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger